Hee-yeon, seorang guru SMA, menjalani kehidupan yang tampak stabil, tetapi mengalami masa-masa sulit karena infertilitas. Untuk mengurangi stres, ia mengambil alih wali kelas 1 SMA alih-alih kelas 3, dan merenovasi interior rumahnya, tetapi tidak banyak yang berubah. Saat ia semakin terpuruk karena kegagalan kehamilan yang berulang, ia mengetahui bahwa salah satu muridnya, Yu-mi, hamil, dan ia, sebagai wali kelas, mencoba menyelesaikan situasi tersebut karena kewajiban. Namun, Yu-mi terus-menerus melintasi batas emosional dengannya, membuatnya mempertanyakan batasan niat baik yang bisa ia berikan...