K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Untuknya (2024)

“Anakku adalah 'orang yang pantas dicintai dalam waktu lama'”. Sang Yeon, seorang reporter politik yang menyelesaikan segala sesuatu sesuai rencana. Setelah berdoa bersama suaminya Jin Myung sambil menyaksikan berita wafatnya Kardinal Kim Soo-hwan, ia secara ajaib melahirkan anak kembar, Ji Soo dan Ji Woo. Namun, ketika Ji Woo, yang perkembangannya lebih lambat dan tertinggal dari anak-anak lain, didiagnosis menderita gangguan perkembangan tingkat 2, Sang Yeon, yang menjadi “ibu dari anak berkebutuhan khusus”, menghadapi kehidupan yang sama sekali berbeda. Ia mengunjungi seorang senior yang membesarkan anak berkebutuhan khusus dan mendapat dorongan dari kalimat “Ini bukan salahmu”, tetapi ia masih merasa terjebak di “pulau disabilitas” yang hanya berisi dirinya dan anaknya. Sejak kapan, ia melontarkan keluhan penuh dendam kepada anaknya: “Hidupku tergadaikan karenamu”, dan ia sangat kecewa pada dirinya sendiri ketika melihat dirinya berkata, “Tidak apa-apa jika kamu tidak bangun” sambil memperhatikan anaknya yang sakit di tempat tidur. Meskipun beban hidupnya berat, alih-alih menangis dalam diam di bawah tatapan dingin dunia, ia memutuskan untuk menjadi pejuang yang melawan diskriminasi, menerima disabilitas anaknya sebagai kondisi kehidupan, bukan sebagai target pengobatan. Ketika Ji Woo yang akhirnya berusia 8 tahun pertama kali memanggil “Ibu”, dan pada usia 10 tahun menyikat giginya sendiri, ia menemukan kebahagiaan berharga yang dibawa oleh kehidupan biasa itu. Sang Yeon dengan percaya diri berkata kepada “para wanita” yang putus asa karena melahirkan anak autis, dan lebih luas lagi kepada semua orang di dunia: “Anakku adalah 'orang yang pantas dicintai dalam waktu lama'”.