Sebagai orang kedua dalam kelompok kriminal terorganisir, Jak-du berharap untuk mengambil alih kendali ketika sang pemimpin mengumumkan pensiun. Namun, bos kriminal yang sudah tua itu secara tak terduga memberikan kehormatan tersebut kepada orang asing yang kejam dengan rencananya sendiri yang tidak melibatkan Jak-du.