Bapak Kim Ki-deok, seorang veteran Perang Korea (6.25) yang menjadi veteran cacat kelas dua, tidak menyerah pada keputusasaan dan frustrasi. Dengan keyakinan yang teguh, ia mengatasi kesulitan dan kemalangan, berjuang melawan kemiskinan, dan melayani masyarakat setempat, sebuah kisah kemenangan manusia yang agung.