Dalam film ini, 7 puisi pendek diperkenalkan dalam bahasa Korea dan Inggris. Setiap adegan diwakili oleh puisi-puisi berbeda yang mewujudkan citra dan suara simbolis. "Ini adalah film tentang proses berduka dan menghadapi kehilangan ayah saya. Film ini menceritakan apa yang tersisa bagi saya serta saat-saat terakhir saya bersamanya. Ini bukan hanya metode saya sendiri untuk memproses emosi yang kompleks ini, tetapi juga cara saya berbagi pengalaman ini dengan orang lain yang telah dan akan mengalami hal yang sama. Sangat penting bagi proyek ini untuk difilmkan menggunakan seluloid karena format tersebut memiliki makna simbolis. Sama seperti seluloid, kesedihan membutuhkan waktu untuk diproses dan dirawat dengan lembut." — K.S.