Doo-young, yang baru saja kembali dari wajib militer dan melanjutkan kuliah, menderita "Sindrom Puting Sedih", sebuah kondisi parah yang membuatnya depresi hanya karena angin menyentuh putingnya. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam hubungan interpersonalnya, menjadikannya seorang penyendiri yang hanya berulang-alik antara rumah dan kampus. Di rumah, ia mengenakan bra untuk melindungi putingnya. Suatu malam, saat menerima pesanan makanan, ia secara tak terduga bertemu dengan In-ah, seorang junior yang disukainya, yang juga mengenakan bra. Pertemuan ini mendorong Doo-young untuk memutuskan memotong putingnya sendiri...