Haejin, yang tidak dapat beradaptasi dengan kehidupan di Seoul, kembali ke kampung halamannya di Jeju. Di Jeju, ibunya Okran, yang telah menghabiskan hidupnya menyelam sebagai haenyeo (wanita laut), dan neneknya Kangja tinggal. Ketika Haejin menyatakan keinginannya untuk menjadi haenyeo, Okran dengan tegas menolaknya. Di tengah memburuknya konflik di antara mereka, nenek Kangja didiagnosis menderita demensia.