K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Bangsa (2023)

Pada tahun 1619, 400 tahun yang lalu, Jenderal Kang Hong-rip menyerah dalam Pertempuran Bucha melawan Nurhaci. Lebih dari 10.000 tentara Joseon menjadi tawanan dan membuka lahan liar di timur laut. Mereka adalah orang Joseon pertama yang menetap di Tiongkok. Pada tahun 1636, selama invasi Joseon oleh Dinasti Qing (Byeongjahoran), 500.000 orang Joseon dibawa paksa ke Shenyang, Tiongkok, dengan tali kekang tentara Qing. Para pria dijual sebagai tentara Delapan Panji dan para wanita dijual sebagai selir. Jeritan mereka yang menyayat hati mengguncang dunia. Pada tahun 1869, kelaparan besar melanda Hamgyong-do. Tidak ada lagi suara binatang yang terdengar, bahkan tangisan anak-anak. Para pengungsi menyeberangi sungai mencari cara untuk bertahan hidup. Mereka membuka lahan baru hanya untuk bertahan hidup. Pada tahun 1894, para petani yang tidak tahan lagi bangkit memberontak. Namun, mereka semua dimusnahkan oleh Jepang. Sang Ratu Ibu juga mengalami perlakuan keji dan menghilang tanpa jejak. Peristiwa ini memicu perjuangan anti-Jepang yang melanda tidak hanya Semenanjung Korea, tetapi seluruh Manchuria. Dengan demikian, Manchuria menjadi basis perjuangan anti-Jepang. Hingga tahun 1910, tahun Perjanjian Gyeongsul (aneksasi Korea oleh Jepang), tidak ada tempat, dari tepi sungai Amnok dan Tumen hingga daerah sekitarnya seperti Shenyang, Dandong, Longjing, Yanji, dan Harbin, yang tidak merasakan napas orang Joseon. Mereka menjalani kehidupan yang lebih sengit daripada siapa pun. Mereka menciptakan sejarah yang menakjubkan hanya dengan darah dan keringat. Di mana darah panas dan keringat panas mengalir, "Sungai Darah" terbentang.