Di Bumi yang damai, Yonggu menghabiskan hari-hari bahagia bersama anak-anak. Tiba-tiba, gerombolan Sama menyerbu dengan rencana untuk menaklukkan Bumi. Yonggu menyusun rencana untuk mengalahkan mereka, tetapi Kelelawar Emas, utusan keadilan yang entah datang dari mana, muncul untuk membantu Yonggu dan teman-temannya. Kelelawar Emas, dengan kepala botaknya yang bersinar, hanya mengenakan celana dalam, terbang di udara dan menggunakan "Tinju Perjuangan Si Pemalas" untuk bertarung sengit. Ketika Sama terpojok, dia membakar desa Yonggu dan menculik orang tua Yonggu serta penduduk desa ke kastil Sama. Orang-orang yang ditangkap akan dijadikan alat percobaan, dan Yonggu, dengan bantuan Kelelawar Emas, kembali menuju kastil Sama. Akhirnya, dia terlibat dalam pertarungan sengit melawan gerombolan Sama, mengalahkan mereka, dan menyelamatkan penduduk desa yang dalam bahaya. Kelelawar Emas, utusan keadilan yang membela Bumi bersama Yonggu, sekali lagi pergi ke suatu tempat.