K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Paruh pertama hangat banget, paruh kedua bikin aku ngomel sendiri

Seorang malaikat jadi manusia gara-gara nolongin anak cowok yang hampir celaka, lalu terjebak di SMA bareng anak-anak yang masing-masing bawa masalah dari rumah. Kedengarannya ringan, tapi paruh pertamanya serius soal bullying, orang tua bercerai, keluarga yang kekurangan uang. Kim Sae-ron sebagai Seul-bi polos tanpa jadi menyebalkan, dan Nam Woo-hyun sebagai Woo-hyun pas jadi anak yang kelihatan santai padahal nanggung banyak. Lee Sung-yeol juga bikin aku simpati dari awal. Tiga orang ini di kelas dan di rumah kecil itu kelihatan tulus. Masuk pertengahan, aku mulai bingung. Karakter yang tadinya masuk akal tiba-tiba emosinya naik turun, hubungan yang manis berubah jadi posesif, dan drama ini malah nganggep itu bagian dari cinta. Terus datang kecelakaan, terus hilang ingatan. Aku sampai nebak plotnya sebelum kejadian, dan tebakanku benar semua. Episode terakhir juga kayak dikejar waktu, semua diselesaikan buru-buru. Yang bikin sayang, awalnya drama ini jujur banget soal jadi remaja. Kalau keberanian itu dipertahankan sampai akhir, aku pasti masih ingat drama ini karena ceritanya, bukan cuma karena aktornya.